Blog

6 Tips Training Online, Alternatif Kembangkan Tim di Masa Pandemi Nomor 5 Sangat Penting

Coach Dr Fahmi - 6 Tips Training Online, Alternatif Kembangkan Tim di Masa Pandemi Nomor 5 Sangat Penting
Bangkit / Krisis / pandemi

6 Tips Training Online, Alternatif Kembangkan Tim di Masa Pandemi Nomor 5 Sangat Penting

Training sedikit berbeda dengan seminar. Jika di seminar biasanya peserta hanya bertugas sebagai pendengar saja, Training justru bersifat komunikasi dua arah dan melibatkan para peserta secara lebih aktif. Bentuk dari Training bisa bermacam-macam, ada Training untuk praktik dan latihan langsung (misalnya: training melukis, merangkai bunga, public speaking, desain, menulis, dan lainnya) atau Training berbentuk diskusi yang lebih intens (misalnya Training marketing untuk membahas penggunaan media digital sebagai alat pemasaran).

Dari segi skala dan durasi, Training umumnya terbuka untuk jumlah peserta yang lebih kecil, sehingga kelas bisa dilakukan dengan lebih efektif. Tak jarang juga Training diselenggarakan hingga berhari-hari lamanya, dengan topik yang lebih spesifik dan sesi praktik yang lebih banyak.

Banyak keuntungan yang akan kita dapatkan ketika mengikuti Training, antara lain yaitu:
1. Menambah wawasan atau skill (educate the team/resources)
2. Bertemu dengan pakar atau para professional di bidangnya
3. Sebagai ajang memperluas jaringan bisnis (exploiting networking, market development)
4. Membuka kesempatan usaha baru (create new market)
5. Mengisi waktu luang dengan kegiatan berfaedah

Sayangnya, kondisi saat ini karena adanya covid-19 membuat kita harus belajar hal baru agar Training tetap berjalan tanpa adanya perkumpulan masa. Salah satu yang dapat kita pelajari adalah Training digital.

Penggunaan media digital sudah sangat popular di kalangan masyarakat kita. Jika seminar online hanya berlaku pada satu arah, maka Training digital ini bisa dilakukan dua arah, yaitu komunikasi antara pembicara dengan audience.

Berikut adalah 6 tips yang dapat diterapkan agar Training digital dapat berjalan lancar dan tidak membosankan bagi para audience maupun pembicara:
1. Pastikan penampilan menarik
Why? Kenapa mesti penampilan? Bukankah yang penting ngomongnya lancar. Salah.
Penampilan yang baik dan tepat akan menjadikan kita jauh lebih percaya diri saat berada di acara Training. Orang jauh akan mendengarkan orang yang memiliki penampilan menarik dari pada biasa biasa saja. Masalah penampilan ini akan menjadi masalah yang sangat penting jika kita akan berbicara di depan umum. Hal yang pertama kali dilihat adalah bentuk fisik kita. Penampilan sesuai kondisi akan membuat orang merasa nyaman saat mengikuti rangkaian Training. Misal, Training dengan tema anak muda, kita harus pandai menempatkan diri dengan menggunakan pakaian casual layaknya anak muda, tetapi tetap mengutamakan kesopanan. Berbeda dengan Training para pembinis, kita gunakan setelan jas yang pas dan usahakan warna tidak mencolok. Lantas bagaimana dengan Training yang berkaitan dengan keagamaan? Sudah jelas kita gunakan pakaian yang sopan dan menutup aurat.

2. Siapkan materi Training dengan baik
Siapkan materi Training sesuai dengan durasi yang telah ditentukan. Apabila Training dilakukan dalam beberapa pertemuan, pilahlah materi untuk setiap kali pertemuan.

Sajikan materi Training melalui presentasi yang ringkas namun jelas. Detail lebih lanjut dapat disampaikan ketika praktik. Jangan lupa untuk menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami. Jangan menggunakan bahasa yang berbelit, jika audience lebih didominasi dengan anak muda bisa menggunakan bahasa santai namun sopan.

Training berbeda dengan seminar, Training juga menggunakan pratik jika diperlukan. Kita dapat memberikan contoh yang paling sederhana, bagaimana cara implementasinya, kemudian disertai tampilan hasil eksekusi materi tersebut secara bertahap. Dengan demikian, diharapkan peserta dapat lebih memahami materi yang disampaikan.

3. Himbau peserta untuk menyiapkan hal — hal pendukung Training
Penting untuk menghimbau peserta menyiapkan peralatan yang diperlukan sebelum penyelenggaraan Training. Hal ini karena jika persiapan tersebut dilakukan saat Training berlangsung, akan sangat menyita waktu. Jadi, menjadi hal yang sangat penting jika penyelenggara Training melakukan komunikasi dengan calon peserta jauh-jauh hari. Komunikasi dapat dilakukan melalui nomor telepon saat melakukan registrasi. Hal ini akan berbeda jika pihal penyelanggar menyediakan semua peralatan yang dibutuhkan peserta.

4. Pilih tempat Training yang memiliki fasilitas memadai
Kenyamanan tempat penyelenggaraan tentunya akan mempengaruhi kelancaran penyampaian materi Training. Hal yang perlu diperhatikan adalah memilih tempat yang bisa mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pilih ruangan yang dapat menampung semua peserta dengan ruang gerak yang cukup, sehingga pembicara bisa menjangkau semua peserta. Pastikan ruangan memiliki meja kursi yang nyaman untuk mengetik. LCD atau proyektor juga penting untuk menerangkan materi. Listrik yang memadai dan tersedianya internet berkecepatan tinggi juga tidak kalah pentingnya. Selain itu, pilih tempat yang tidak ramai, agar tidak mengganggu konsentrasi peserta maupun pemateri. Tetapi yang tidak kalah penting, pemilihan ruangan jugan harus disesuiakan dengan tema Training yang akan disampaikan.

5. Kenali calon peserta Training
Kita sebaiknya tahu apakah peserta sudah memiliki dasar skill atau tidak punya sama sekali terhadap materi Training yang akan disampaikan. Jika peserta Training sudah memiliki dasar penyampaian materi akan lebih mudah, tetapi jika belum sama sekali pembicara harus telaten menjelaskan secara runtut. Mengenal calon peserta ini bisa dilihat dari latar belakang masing-masing calon, inilah kenapa saat regitrasi sangat dibutuhkan data yang lengkap berupa instansi atau pekerjaan calon peserta.

6. Perbanyak Praktek dari pada Teori
Inilah yang menjadi pembeda antara seminar, workshop dan training. Pada Training peserta dituntut lebih aktif. Biasa nya trainer menggunakan metode presentase di jadwal training, misalnya salah satu training public speaking trainer mengalokasikan 70% praktek dan hanya 30% aja teorinya. Hal ini akan memicu peserta semakin banyak terlibat dan akan cepat menangkap tujuang training yang di selenggarakan.

Demikianlah 6 tips melakukan Training yang menarik agar mampu menjadi pembisnis penguasa masa depan. Salam sukses.

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping