Blog

Pengembangan SDM Strategis: Bangun Tim Berkinerja Tinggi melalui GHRD Masterclass bersama Coach Dr. Fahmi

sdm
Grounded Business Coaching

Pengembangan SDM Strategis: Bangun Tim Berkinerja Tinggi melalui GHRD Masterclass bersama Coach Dr. Fahmi

Dari memahami manusia secara utuh hingga menjadikan SDM mitra strategis, begini cara tim yang tepat menentukan arah pertumbuhan perusahaan.

Banyak pemimpin bisnis sibuk mengejar target penjualan, memperluas pasar, atau merancang strategi baru. Satu hal yang sering terlewat justru menentukan apakah semua rencana itu bisa berjalan, yaitu tim yang menjalankannya. Pengembangan SDM kerap diletakkan di urutan belakang daftar prioritas, padahal di sanalah letak fondasi pertumbuhan yang bertahan lama.

Pengamatan Sinek di atas masuk akal kalau dilihat dari kejadian sehari-hari di banyak perusahaan. Omzet naik, namun tim kewalahan karena kapasitas tidak bertambah secepat target. Posisi penting kerap diisi orang yang kompeten secara teknis, tetapi belum pernah dibekali cara memimpin. Karyawan datang dengan semangat tinggi, lalu perlahan kehilangan arah karena tidak ada jenjang karier yang jelas. Pada dasarnya, pola-pola ini bukan soal rekrutmen yang salah, melainkan tata kelola SDM yang belum dibangun secara sengaja.

“Customers will never love a company until the employees love it first.”

Simon Sinek

Mengapa Pengembangan SDM Tidak Bisa Ditunda

Kecepatan perubahan bisnis saat ini membuat kesenjangan antara kebutuhan perusahaan dan kesiapan tim semakin terasa. Teknologi baru muncul, preferensi pelanggan bergeser, dan kompetitor terus menyesuaikan diri. Di tengah situasi seperti ini, perusahaan yang hanya mengandalkan intuisi dalam mengelola orang akan kesulitan bertahan.

Dave Ulrich, salah satu tokoh yang mengubah cara dunia memandang peran HR, pernah menekankan bahwa fungsi HR sudah bergeser dari sekadar administratif menjadi mitra strategis bisnis. Pergeseran ini menuntut pemimpin bisnis untuk tidak lagi memperlakukan pengembangan SDM sebagai urusan sampingan. Sebaliknya, kemampuan mengelola, melatih, dan mengembangkan orang perlu dipikirkan sejajar dengan strategi penjualan atau keuangan.

Gejala yang Sering Luput dari Perhatian

Beberapa tanda berikut cukup umum ditemukan pada organisasi yang belum serius membenahi SDM-nya.

  • Karyawan berprestasi dipromosikan jadi atasan, tapi tidak pernah dilatih cara memimpin orang.
  • Budaya kerja terbentuk begitu saja tanpa arah, bukan hasil dari nilai yang disepakati bersama.
  • Standar kinerja berbeda-beda antar tim karena tidak ada kerangka yang jelas.
  • Produktivitas terasa stagnan meski jam kerja dan beban tugas terus bertambah.

Kalau satu atau dua gejala ini terasa familiar, kemungkinan besar bukan karena tim kurang kerja keras. Dengan kata lain, yang sering hilang justru sistem yang menghubungkan potensi orang dengan arah pertumbuhan perusahaan.

Empat Area Pengembangan SDM yang Saling Menopang

Pengembangan SDM yang menyeluruh biasanya bergerak di empat area yang saling berkaitan.

Pertama, memahami manusia secara utuh. Keputusan SDM yang baik selalu berangkat dari pemahaman bahwa karyawan bukan sekadar sumber daya, melainkan individu dengan motivasi, kebutuhan, dan potensi masing-masing.

Kedua, membangun organisasi berkinerja tinggi. Struktur, budaya, dan sistem kinerja perlu diselaraskan dengan strategi bisnis, lengkap dengan standar performa yang jelas untuk setiap peran.

Ketiga, mempercepat produktivitas tim. Alur kerja yang dirancang dengan baik membuat tim bisa mencapai hasil lebih besar tanpa harus menambah jam kerja.

Keempat, menjadikan SDM sebagai mitra pertumbuhan bisnis. Strategi SDM perlu diselaraskan langsung dengan kebutuhan dan target pertumbuhan perusahaan, alih-alih berjalan sendiri-sendiri.

Keempat area ini saling menopang. Kalau salah satunya pincang, biasanya area yang lain ikut terdampak, cepat atau lambat.

Ruang Belajar untuk Membangun Fondasi Itu

Keempat area di atas adalah inti dari GHRD Masterclass, workshop empat hari yang mempraktikkan pengembangan SDM secara menyeluruh. Workshop ini dipandu langsung oleh Coach Dr. Fahmi, Master Trainer bersertifikasi BNSP yang selama ini aktif membina pemimpin bisnis dan organisasi melalui Scale Up Centre di Malang.

Selama empat hari, peserta diajak masuk dari dasar, memahami manusia sebagai fondasi pengambilan keputusan SDM, lalu bertahap menuju cara membangun organisasi berkinerja tinggi, mempercepat produktivitas tim, hingga memposisikan SDM sebagai mitra strategis pertumbuhan bisnis. Rangkaian ini ditutup dengan proyek akhir bertajuk HR for Strategic Business Scale Up 100x, tempat peserta menyusun langkah konkret untuk diterapkan langsung di organisasi masing-masing.

Kalau pertanyaan-pertanyaan di atas terasa dekat dengan kondisi tim Anda saat ini, GHRD Masterclass bisa jadi ruang yang tepat untuk mulai mencari jawabannya.

Workshop ini berlangsung di Malang pada 27 – 30 Oktober 2026.

Informasi lebih lanjut: Henny — 0813 3435 8122 / 0813 5888 1957